Profil 6 Atlet Indonesia Peraih Medali Olimpiade Tokyo Terbaru

Atlet Indonesia Peraih Medali, Sobat, berakhir sudah perjuangan atlet-atlet Indonesia di gelaran Olimpiade Tokyo 2020. Kerja keras kontingen merah putih tersebut berhasil mengumpulkan 5 medali, dengan rincian 1 medali emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Atlet Indonesia Peraih Medali
Atlet Indonesia Peraih Medali

Atlet Indonesia Peraih Medali emas dipersembahkan oleh pasangan Badminton ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, medali perak diraih oleh Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan.

Sementara itu 3 medali perunggu masing-masing diraih oleh Anthony Sinisuka Ginting dari Badminton, serta Rahmat Erwin Abdullah dan Windy Cantika Aisah yang keduanya dari angkat besi, ini penjelasan lengkap tentang Atlet Indonesia Peraih Medali.

Atlet Indonesia Peraih Medali

Atlet Indonesia Peraih Medali, Siapa sajakah mereka ? Yukk kita ulas profil mereka di info santai berikut ini..

1 Windy Cantika Aisah

Windy merupakan peraih medali pertama bagi Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Dalam babak final yang digelar pada 24 Juli 2021, Windy meraih medali perunggu usai menempati posisi ketiga di kelas 49 Kg dengan total angkatan 194 Kg.

Hebatnya, Windy meraih medali perunggu Olimpiade saat usianya masih menginjak 19 Tahun. Lifter muda Indonesia ini lahir di Bandung pada 11 Juni 2002.

Bakat Windy di dunia angkat besi rupanya diwariskan oleh Sang Ibunda yang ternyata juga mantan atlet angkat besi dan pernah meraih medali perunggu di kejuaraan dunia Tahun 1998.

Prestasi gadis asal Jawa Barat ini sangat cemerlang di dunia angkat besi, dirinya sukses meraih emas di Asian Games Jakarta 2018, SEA Games Manila 2019 dan yang terbaru dirinya sukses meraih emas di kejuaraan dunia junior bulan Mei lalu di Uzbekistan.

Berdasarkan laman resmi Asosiasi Angkat Besi Dunia (AWF), Nama Windy tercatat sebagai peraih penghargaan atlet putri terbaik di kejuaraan junior Angkat Besi Asia 2020.

2 Rahmat Erwin Abdullah

Selain Windy Aisah, Rahmat Erwin Abdullah juga sukses menyumbang medali perunggu untuk Indonesia di cabang olahraga angkat besi Olimpiade Tokyo 2020.

Meskipun sebelum pertandingan dirinya sempat mengalami cedera hamstring pada paha kanannya, namun Erwin masih bisa meraih medali perunggu di kelas 73 Kg Putra dengan total angkatan 342 kilogram.

Sama seperti Windy Aisah, Rahmat Erwin Abdullah juga dibesarkan di keluarga atlet angkat besi. Sang Ayah, Erwin Abdullah merupakan mantan atlet angkat besi peraih medali perunggu pada Asian Games 2002 di Korea Selatan. Sementara sang ibu, Umi Asun Budiono juga mantan atlet angkat besi nasional dan telah melatih atlet-atlet angkat besi Sulawesi Selatan.

Berkat didikan dari kedua orang tuanya sejak masih kecil, Erwin sukses meraih sejumlah prestasi sejak usia belia. Sejumlah prestasi yang diraihnya diantaranya yakni medali emas SEA Games Filipina 2019, Medali Emas Asia Junior Championship di Pyongyang 2019, dan Medali perunggu kejuaraan dunia di Uzbekistan 2020.

3 Anthony Sinisuka Ginting

Nama Anthony Sinisuka Ginting cukup familiar di telinga masyarakat Indonesia. Dirinya merupakan salah satu atlet Badminton yang memiliki penggemar yang cukup banyak di Indonesia.

Anthony Ginting lahir di Cimahi Jawa Barat pada 20 oktober 1996. Dirinya memiliki nama belakang Ginting karena sesuai dengan marganya yang merupakan keturunan Suku Karo.

Dirinya diperkenalkan oleh ayahnya dengan dunia Badminton ketika masih kanak-kanak. Di awal karier juniornya, Ginting bergabung dengan PB SGS PLN Bandung.

Sejumlah prestasi berhasil diraih dalam karier profesionalnya, diantaranya yakni Medali Perunggu Asian Games, Juara Indonesia Open dan China Master, Juara BWF Superserier, dan masih banyak lagi.

Dalam Ranking dunia BWF Tahun 2021, Anthony Ginting sukses menduduki peringkat kelima dunia sekaligus menjadi peringkat teratas di sektor tunggal putra bagi pemain Badminton Indonesia.

4 Eko Yuli Irawan

Selain menyumbang 2 medali perunggu, cabor angkat besi juga sukses mempersembahkan 1 medali perak loh sobat.

Medali perak tersebut disabet oleh Lifter kebanggaan Indonesia, Eko Yuli Irawan. Pada babak final yang digelar pada 25 Juli 2021, Eke yang turun di kelas 61 Kg menempati posisi kedua dengan total angkatan 302 Kg.

Eko Yuli merupakan legenda angkat besi Indonesia, atlet asal Lampung tersebut selalu menjadi andalan Indonesia dalam berbagai kompetisi, diantaranya SEA Games, Asian Games, berbagai kejuaraan dunia hingga Olimpiade.

Eko terlahir dari keluarga yang kurang mampu, sang ayah hanya bekerja sebagai tukang becak, sedangkan sang ibu adalah seorang pedagang sayur. Kendati demikian, tak menyurutkan semangatnya untuk terus berjuang menjadi atlet angkat besi profesional.

Ketertarikan Eko dengan dunia angkat besi dimulai ketika dirinya melihat sekelompok orang yang sedang berlatih di sebuah klub di daerahnya. Sejak saat itu Eko memutuskan untuk ikut berlatih angkat besi dan mengikuti sejumlah kejuaraan angkat besi.

Sejumlah prestasi berhasil diraih oleh atlet kelahiran 1989 ini, diantaranya yakni medali emas di sejumlah kejuaraan angkat besi internasional, medali emas SEA Games 2019, Medali emas Asian Games 2018, Medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade London 2012, Medali Perak Olimpiade Rio 2016 dan Olimpiade Tokyo 2020.

5 Greysia Polii

Indonesia berhasil meraih 1 medali emas lewat pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu usai berhasil menaklukan ganda putri Tiongkok Chen Qing Chen dan Jia Yu Fan dalam 2 set langsung, 21-19 dan 21-15.

Greysia Polii merupakan atlet Badminton yang cukup senior di Indonesia. Bahkan dirinya dikabarkan sempat berkeinginan untuk pensiun sebelum Olimpiade Tokyo 2020, namun beberapa pihak, termasuk pasangannya Apriyani Rahayu berhasil membujuknya untuk menunda pensiun.

Greysia Polii lahir di Jakarta pada 11 Agustus 1987. Dirinya lahir dari keluarga berdarah Minahasa dan memiliki keturunan Tionghoa.

Ketertarikannya dengan Badminton adalah akibat pengaruh kakaknya yang merupakan atlet Badminton nasional. Greys kemudian bergabung dengan Tim Jaya Raya Jakarta. Bakatnya sudah terlihat sejak usianya 13 Tahun, Greys kemudian dipanggil Timnas pada tahun 2003.

Sebelum dipasangkan dengan Apriyani tahun 2017, Greysia berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari. Sejumlah prestasi berhasil diraih oleh Greysia Polii, baik ketika dipasangkan dengan Muhammad Rizal di ganda campuran, maupun ketika dipasangkan dengan sejumlah pemain seperti Jo Novita, Nitya Krishinda dan Apriyani.

Diantaranya yakni sejumlah medali di kejuaraan dunia BWF, medali perak SEA Games 2005, SEA Games 2007, SEA Games 2013, dan Medali Emas SEA Games 2019.

Pada Asian Games Korea 2014, Greys dan Nitya berhasil meraih medali emas, sementara pada Asian Games 2018, Greys dan Apriyani berhasil meraih perunggu. Hingga pada ajang Olimpiade 2020 Greys-Apri berhasil meraih medali emas.

6 Apriyani Rahayu

Apriyani Rahayu bersama pasangannya, Greysia Polii sukses meraih emas pertama bagi Indonesia di sektor ganda putri. Selain itu, raihan ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia sebagai negara yang berhasil meraih medali emas di semua nomor yang dipertandingkan di Olimpiade, setelah China.

Kesuksesan Apriyani di dunia Badminton tak lepas dari kerja kerasnya meniti karier dari bawah. Apri terlahir dari keluarga sederhana di Konawe, Sulawesi Tenggara.

Berbekal raket bekas milik ibunya, Apriyani mulai berlatih bermain badminton di halaman rumahnya. Tak jarang Apri juga turut membantu berjualan sayur untuk membeli raket dan mencukupi kebutuhan keluarga.

Saat usianya masih belasan tahun, Apriyani nekat pergi ke Jakarta untuk berlatih Badminton dengan arahan legenda badminton Indonesia, Icuk Sugiarto. Dia berlatih bersama klub Pelita Bakri sebelum berpindah ke klub Jaya Raya.

Sebelum berpasangan dengan Greysia Polii, Apri dipasangkan dengan sejumlah pebulutangkis seperti Rosyita Eka Putri, Fachrisa Abimanyu, Jauza Fadila Sugiarto, dan Rinov Rivaldy.

Sejumlah prestasi berhasil diraih Apriyani sebagai pemain Badminton Profesional, diantaranya yakni sejumlah medali di BWF International Series, BWF Grandprix, Kejuaraan Dunia Junior, Medali Perunggu Asian Games 2018, hingga medali Emas Olimpiade Tokyo 2020.

Berdasarkan peringkat dunia yang dirilis oleh BWF, pada tahun 2021, Apriyani Rahayu dan Greysia Polii berhasil menduduki peringkat ke-6 dunia di sektor ganda putri.

Video Atlet Indonesia Peraih Medali

Nah itu tadi sobat, Atlet Indonesia Peraih Medali yang berhasil mempersembahkan medali untuk Merah Putih dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Perjuangan mereka memang tidak mudah, tapi mereka tetap optimis dan konsisten untuk terus berjuang memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Jaya terus Olahraga Indonesia ! Salam Olahraga !

Untuk info menarik lainnya ikuti kami terus hanya di INTAI – Info Santai

Lihat Video Trending, Populer dan Unik lainnya di bawah ini:

DAFTAR VIRALVIDEO
5 Fakta Menarik Valentino Rossi 46Video
Profil 6 Atlet Indonesia Peraih MedaliVideo
Indonesia Potensi Hasilkan Atlet BerbakatVideo
3+ Hacker Indonesia di Takuti DuniaVideo
Atlet Badminton Indonesia Memperkuat Negara LainVideo
4 Negara Merdeka dibulan Agustus ( Selain Indonesia )Video
Atlet Badminton Indonesia Peraih EmasVideo
3+ Produk Indonesia Yang MenduniaVideo
4+ Fakta Menarik Lianne TanVideo
6+ Nuansa Anime Olimpiade TokyoVideo
Kevin Cordon di Olimpic GamesVideo
6+ Video Trending Saat VaksinasiVideo
Sejarah Tokoh di Uang 2000 dan 20000 ( Aneh )Video
Viral Penipuan Uang 20rb di Tukar 2 RibuVideo
Fakta Unik Olimpiade Tokyo ( 2021 )Video
4+Artis Indonesia Pernah Masuk Film HoliwoodVideo
Netizen Indonesia Bikin Takut Dunia ( Hingga Ketar - Ketir )Video
Video Aneh Saat PPKMVideo
Juara Olimpiade ToktoVideo
Apa ? Olimpiade Kafir ? Video
Masakan Dagin Kurban Berbagai Negara ( Wajib di Contoh )Video
3 Varian Covid 19 Berbahaya dan Cepat Menular ( 90 % Menular Lebih Cepat )Video

Untuk Video Lengkapnya ikuti kami di Chanel Youtube.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *