Film Kemerdekaan

Nonton 4 Film Kemerdekaan RI Terbaik ( Bikin Hati Tersentuh )

Film Kemerdekaan Republik Indonesia ( RI ) Menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia biasanya kalian ngapain aja setelah upacara ? Ikut lomba agustusan ? Makan-makan bersama keluarga dan kerabat ? Atau rebahan aja dirumah.

Film Kemerdekaan

Kalau kalian suka nonton Film Kemerdekaan di rumah, berikut kami berikan rekomendasi beberapa Film Kemerdekaan,  bertema perjuangan kemerdekaan Indonesia yang bisa sobat jadikan referensi untuk ditonton pas hari kemerdekaan. Apa saja itu ? Yukk check this out.

Soekarno Indonesia Merdeka

Film Kemerdekaan
Film Kemerdekaan

Film Kemerdekaan Pertama: ini berkisah tentang perjalanan seorang Bung Karno sejak masa kecil hingga menjadi seorang pemimpin bangsa Indonesia yang gigih melawan imperialisme dan kolonialisme bangsa lain.

Dikisahkan Bung Karno saat masih kecil bernama Kusno, karena sakit-sakitan akhirnya oleh orang tuanya Kusno diganti namanya menjadi Soekarno sebagaimana tradisi masyarakat Jawa masa itu.

Dengan digantinya nama menjadi Soekarno diharapkan anak kecil itu akan tumbuh menjadi sosok ksatria layaknya karakter Adipati Karna dalam kisah pewayangan Jawa.

Harapan Bapaknya tersebut kemudian terwujud. Di usianya yang masih sangat muda, Soekarno berhasil mengguncang podium lewat pidato-pidatonya. Dengan lantang Soekarno meneriakkan kemerdekaan Indonesia ditengah ancaman tentara Belanda. Alhasil Soekarno kemudian diasingkan di beberapa tempat seperti Bengkulu dan Ende, NTT.

Dalam masa pengasingannya di Bengkulu, Soekarno jatuh hati kepada gadis bernama Fatmawati. Padahal saat itu Bung Karno masih berstatus sebagai suami dari Inggit Garnasih, perempuan yang lebih tua 12 tahun darinya dan selalu menjadi perisainya baik selama di pengasingan maupun saat dipenjara.

Selain menyajikan perjuangan Bung Karno saat masa penjajahan Belanda dan kisah percintaannya yang rumit, film ini juga berkisah tentang masa pendudukan Jepang dan masa-masa awal perjuangan merebut kemerdekaan tahun 1945.

Sejumlah aktor dan aktris papan atas tanah air turut membintangi film yang disutradarai Hanung Bramantyo ini, diantaranya Ario Bayu sebagai Soekarno, Lukman Sardi sebagai Hatta, Tanta Ginting sebagai Sutan Syahrir, Tika Bravani sebagai Fatmawati, Maudy Koesnadi sebagai Inggit Garnasih, Sudjiwo Tedjo sebagai ayah Bung Karno, dan sebagainya.

Meskipun diawal peluncurannya film ini mendapat pro-kontra, terutama dari pihak keluarga besar Bung Karno, namun hingga kini film ini dinobatkan sebagai salah satu film biopik tokoh perjuangan Indonesia terbaik.

Merah Putih

Film Kemerdekaan ke Dua:  Merah Putih merupakan film yang sering diputar saat hari kemerdekaan Indonesia di stasiun TV Swasta. Film karya sutradara Yadi Sugandi ini berkisah seputar perjuangan melawan tentara Belanda pada masa Agresi Militer I tahun 1947.

Dikisahkan Amir, Tomas, Dayan, Surono, dan Matius, adalah 5 orang kadet yang tengah menempuh pendidikan militer di sebuah barak Bantir di Semarang. Kelima orang tersebut memiliki latar belakang, suku, dan agama yang berbeda.

Suatu ketika, kamp tempat mereka berlatih diserang tentara Belanda. Seluruh kadet kecuali mereka berlima terbunuh. Mereka yang berhasil lolos, bergabung dalam pasukan gerilya di pedalaman Jawa. Di sana, mereka menemukan strategi untuk mengalahkan banyak pasukan Belanda.

Sejumlah aktor terkenal turut membintangi film ini, diantaranya Lukman Sardi, Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, Zumi Zola, Teuku Rifnu, hingga aktor kawakan Rudy Wowor.

Film ini merupakan bagian pertama dari rangkaian film Trilogi Merdeka. Setelah film Merah Putih yang rilis tahun 2009, dilanjutkan dengan sekuelnya dengan judul Merah Putih 2; Darah Garuda yang rilis tahun 2010 dan Hati Merdeka yang rilis tahun 2011.

Film Jendral Soedirman

Film Kemerdekaan ke Tiga: Masih mengenai film biopik tokoh perjuangan nih sobat, Film Jenderal Soedirman merupakan salah satu film yang bagus untuk ditonton saat momen HUT RI.

Film ini berkisah tentang seorang Jendral Soedirman, pemimpin perang gerilya yang gagah berani melawan pasukan Belanda meskipun dengan kondisinya yang tengah menderita penyakit paru-paru.

Dikisahkan secara sepihak Belanda sudah tidak terikat dengan perjanjian Renville, sekaligus menyatakan penghentian gencatan senjata. Pada tanggal 19 Desember 1948, Belanda pun kemudian melancarkan serangan ke Yogyakarta yang saat itu menjadi ibukota Indonesia

Presiden dan Wakil Presiden, Soekarno-Hatta ditangkap dan diasingkan ke Pulau Bangka. Jenderal Soedirman yang saat itu tengah didera penyakit paru-paru yang parah kemudian memimpin perang gerilya dan melakukan perjalanan ke Selatan Jawa dengan ditandu bersama pasukannya. Perlawanan secara gerilya tersebut berlangsung selama 7 bulan.

Belanda kemudian menyatakan Indonesia sudah tidak ada. Sementara itu dari pedalaman hutan Jawa, Jenderal Soedirman menyiarkan bahwa Republik Indonesia masih ada dan kokoh berdiri bersama Tentara Nasionalnya yang kuat.

Dibawah pimpinan Jendral Sudirman, Jawa menjadi medan pertempuran yang dahsyat selama berbulan-bulan. Belanda pun sampai kehabisan logistik dan waktu untuk kembali menguasai Indonesia yang baru merdeka.

Perjuangan TNI bersama rakyat akhirya berhasil memenangkan perang. Dengan ditanda tangani Perjanjian Roem-Royen, Kerajaan Belanda mengakui kedaulatan RI seutuhnya.

Menariknya, film ini bermula dari rasa penasaran sang sutradara, Viva Westi tentang alasan mengapa setiap kota memiliki nama Jalan Jendral Sudirman.

Dirinya kemudian mencoba menuangkan idenya kedalam sebuah film, sayangnya ide tersebut pada awalnya banyak ditolak oleh beberapa rumah produksi karena tema yang diangkat kurang diminati masyarakat.

Kemudian Viva Westi bertemu dengan mantan Wakasad Kiki Syahnakri, ketika dirinya mengungkapkan keinginannya untuk membuat film tersebut, ternyata TNI AD menyambut baik ide tersebut.

Mabes TNI AD melalui Yayasan Eka Paksi bahkan bersedia membantu mendanai pembuatan film tersebut serta membantu memberikan akses kebutuhan syuting berupa senjata dan lokasi di hutan milik TNI AD.

Film ini dirilis beberapa hari setelah peringatan HUT RI ke 70 tahun 2015. Sejumlah pemeran papan atas bermain di film ini, diantaranya Adipati Dolken, Ibnu Jamil, Mathias Muchus, Baim Wong, Nugie dan lainnya.

Laskar Pemimpi

Film Kemerdekaan ke Empat: Selain film-film diatas, film Laskar Pemimpi juga merupakan film yang sering diputar saat hari kemerdekaan di stasiun TV Swasta.

Menariknya jika kebanyakan film bertema perjuangan dibuat dengan genre action, maka film ini dibuat dengan sentuhan komedi namun tidak lepas dari unsur perjuangan membela Kemerdekaan.

Film ini dibintangi oleh keenam anggota Project Pop, grup vokal komedi yang terkenal di Indonesia. Selain itu sejumlah aktor dan aktris papan atas juga bermain di film ini, seperti Gading Marten, Dwi Sasono, Teuku Rifnu Wikana, Marcel Siahaan, Shanty dan Masayu Anastasia.

Film ini berlatar di sekitar Jogja pada tahun 1948. Saat itu Jogja yang menjadi ibukota Indonesia diserang oleh Belanda dalam Agresi Militer Belanda II.

Sri Mulyani, seorang gadis desa yang lugu kemudian memutuskan bergabung dengan pasukan Laskar Pandjen untuk menyelamatkan ayahnya yang ditangkap Belanda.

Disana Sri bertemu dengan Tumino, seorang penggembala bebek dan Ahok, seorang pedagang keturunan Tionghoa.

Selain itu di dalam pasukan gerilya tersebut juga ada Toar, seorang pejuang asal Manado yang kesulitan melihat karena kacamatanya tertinggal saat berangkat ke Jawa.

Ada juga Dimas, seorang priyayi Jawa yang terpaksa bergabung dengan Laskar Pandjen karena diancam pacarnya.

Dalam perjalanannya mereka kemudian bertemu dengan Once, pasukan KNIL yang menderita gagar otak yang kemudian memilih untuk membelot dan berjuang bersama Laskar Pandjen.

Mereka yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda kemudian berjuang bersama-sama melawan Belanda dibawah pimpinan Kopral Jono, prajurit senior yang sering bertindak ceroboh. Mereka berjuang melawan Belanda dengan cara ugal-ugalan karena latar belakang mereka yang sebelumnya tidak pernah menerima pendidikan militer.

Meskipun pada akhirnya mereka semua gugur sebagai Pahlawan tidak dikenal, namun mereka sangat berjasa untuk mencegah pasukan Belanda kembali memasuki Kota Yogyakarta.

Penjelasan Lengkap Film Kemerdekaan

Nah, itu tadi sobat beberapa film yang bisa dijadikan rekomendasi untuk dilihat pada hari kemerdekaan Indonesia. Mari kita teladani dan hargai perjuangan para pahlawan. Sebab bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Kalian ada referensi film seputar kemerdekaan lainnya ? Tulis di kolom komentar yaaa…

Dan ikuti kami terus hanya di INTAI – Info Santai

Daftar Vedeo Lengkap

 

DAFTAR VIRALVIDEO
5 Fakta Menarik Valentino Rossi 46Video
Profil 6 Atlet Indonesia Peraih MedaliVideo
Indonesia Potensi Hasilkan Atlet BerbakatVideo
3+ Hacker Indonesia di Takuti DuniaVideo
Atlet Badminton Indonesia Memperkuat Negara LainVideo
4 Negara Merdeka dibulan Agustus ( Selain Indonesia )Video
Atlet Badminton Indonesia Peraih EmasVideo
3+ Produk Indonesia Yang MenduniaVideo
4+ Fakta Menarik Lianne TanVideo
6+ Nuansa Anime Olimpiade TokyoVideo
Kevin Cordon di Olimpic GamesVideo
6+ Video Trending Saat VaksinasiVideo
Sejarah Tokoh di Uang 2000 dan 20000 ( Aneh )Video
Viral Penipuan Uang 20rb di Tukar 2 RibuVideo
Fakta Unik Olimpiade Tokyo ( 2021 )Video
4+Artis Indonesia Pernah Masuk Film HoliwoodVideo
Netizen Indonesia Bikin Takut Dunia ( Hingga Ketar - Ketir )Video
Video Aneh Saat PPKMVideo
Juara Olimpiade ToktoVideo
Apa ? Olimpiade Kafir ? Video
Masakan Dagin Kurban Berbagai Negara ( Wajib di Contoh )Video
3 Varian Covid 19 Berbahaya dan Cepat Menular ( 90 % Menular Lebih Cepat )Video

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *