Dahsyat Kekuatan Netizen Indonesia Buat Ketar Ketir Akun Luar Negeri #1

Kekuatan Netizen Indonesia

Kekuatan Netizen Indonesia
Kekuatan Netizen Indonesia
Kekuatan Netizen Indonesia Buat Ketar Ketir Akun Luar Negeri

Kekuatan Netizen Indonesia Buat Ketar Ketir Akun Luar Negeri, Halo Sobat, beberapa waktu yang lalu sempat heboh kasus yang menyeret Rektor Universitas Indonesia (UI), Ari Kuncoro. dirinya dinilai melanggar statuta UI yang melarang rektor dan beberapa jabatan penting lainnya di lingkungan UI untuk menduduki jabatan di Badan Usaha baik Swasta maupun Milik Negara.

Kekuatan Netizen Indonesia terjadi bermula ketika viralnya postingan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI yang mengkritik pemerintahan Jokowi yang disebut sebagai The King of Lips Service. Atas viralnya foto yang diunggah lewat media sosial tersebut kemudian BEM UI yang diketuai oleh Leon Alvinda Putra dipanggil oleh pihak kemahasiswaan Rektorat dan diminta untuk mentake down postingan tersebut.

The Power of Netizen +62

Kekuatan Netizen Indonesia di pihak BEM UI menolak mentah-mentah permintaan pihak rektorat tersebut. Tak lama kemudian akun pribadi milik Leon Alvinda dan beberapa pengurus BEM UI mendapat serangan cyber dari pihak-pihak tak dikenal. Kemudian munculah kabar mengejutkan yang menunjukkan bahwa Rektor UI telah melanggar aturan karena melakukan rangkap jabatan sebagai Wakil Komisaris BRI. Banyak pihak yang mendesak agar Ari Kuncoro mundur, baik sebagai Rektor UI maupun Wakil Komisaris BUMN.

Kekuatan Netizen Indonesia Belum reda kasus tersebut menjadi pergunjingan publik, muncul kabar mengejutkan bahwa pemerintah telah mengubah statuta UI sebagaimana diatur dalam PP No. 68 Tahun 2013 menjadi PP No. 75 Tahun 2021 tentang Statuta Universitas Indonesia. Perubahan tersebut dalam salah satu poinnya mengatur bahwa Rektor, Wakil Rektor, Sekretaris dan Kepala Badan dilarang menduduki jabatan sebagai direksi di Badan Usaha baik Swasta maupun milik negara. Hal ini berbeda dari peraturan sebelumnya yang mengatur bahwa pejabat sebagaimana disebutkan tadi dilarang merangkap jabatan di lingkungan Badan Usaha, baik Negeri Maupun Swasta. Artinya, dalam aturan statuta yang baru tersebut Rektor UI masih boleh menjabat sebagai Komisaris di salah satu BUMN.

Banyak pihak yang mempertanyakan revisi peraturan ini, karena dianggap hanya untuk memuluskan langkah Ari Kuncoro untuk tetap menjabat sebagai Rektor dan Wakil Komisaris BUMN. Beragam meme dan komentar kocak namun kritis pun banyak dilontarkan netizen kepada Ari Kuncoro. Hingga akhirnya Ari Kuncoro pun menyerah dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan Wakil Komisaris BRI.

Kekuatan Netizen +62 Buat Ketar Ketir Akun Luar Negeri

Kekuatan Netizen Indonesia tersebut seolah menunjukkan betapa hebatnya kekuatan netizen Indonesia dalam mengkritik sesuatu yang dinilai tidak benar dan menyakiti hati warganet. Tapi tahukah Sobat, ternyata bukan kali ini saja loh serangan netizen Indonesia ampuh membuat pihak yang diserangnya ketar-ketir. Yuk Simak beberapa kejadian The Power of Netizen +62 yang Sukses Membuat Akun Luar Negeri Ketar-Ketir.

1 Kasus Terbaliknya Bendera Indonesia di SEA Games 2017 Malaysia.

Hubungan warganet Indonesia dan Malaysia memang sering mengalami pasang surut. Netizen dari kedua negara serumpun tersebut sering berperang di media sosial terutama ketika kedua negara bertemu di ajang olahraga, terutama sepak bola. Selain itu kasus klaim kebudayaan satu sama lain, masalah perbatasan, dan tenaga kerja juga sering menjadi sumbu yang akan meledakkan tensi antara netizen kedua negara.

Salah satu kasus yang cukup kontroversial terjadi saat perhelatan SEA Games Tahun 2017 di Malaysia. Pada saat itu dalam buku panduan acara opening SEA Games yang digelar di Kuala Lumpur tersebut bendera Indonesia tercetak dengan warna terbalik, yakni Putih Merah. Netizen Indonesia pun geram dan menilai kejadian tersebut merupakan penistaan terhadap negara Indonesia. Netizen meluapkan kekesalannya di media sosial dengan menyerang akun-akun malaysia dan akun resmi SEA Games. Tidak hanya disitu, netizen juga menyerang akun Menpora Malaysia yang menjabat saat itu, yakni Syed Sadiq.

Akibat Kekuatan Netizen Indonesia yang begitu hebat dan tekanan diplomatis dari pemerintah Indonesia, akhirnya pihak penyelenggara SEA Games yang dalam hal ini diwakili oleh Menpora Malaysia Syed Sadiq dengan terbuka menyatakan permohonan maaf dan berjanji akan menyelidiki kasus tersebut. Selain itu Menteri yang digandrungi oleh Netizen kedua negara karena ketampanannya tersebut akhirnya melakukan pertemuan dengan Menpora Indonesia saat itu, yakni Imam Nahrawi untuk meminta maaf dan membahas masalah yang meresahkan tersebut.

2 Kasus Dayana, Youtuber Cantik Asal Kazakhtan yang Dinilai Merendahkan Indonesia

Beberapa waktu yang lalu netizen Indonesia dibuat baper oleh konten yang dibuat oleh Youtuber Indonesia, Fiki Naki. Dalam konten Youtubenya Fiki yang menguasai beberapa bahasa di dunia tersebut berbincang mesra dengan Dayana seorang wanita cantik asal Kazakhtan yang ditemuinya secara acak melalui aplikasi Ome TV. Popularitas Dayana pun langsung meroket dan mendapat banyak tawaran iklan di negaranya. Dayana juga kemudian diundang ke Kedutaan Besar Indonesia di Kazakkhtan untuk dikenalkan dengan berbagai budaya Indonesia. Dalam waktu singkat jumlah follower akun sosial media Dayana bisa mencapai 2 juta lebih pengikut, sebuah angka yang fantastis untuk masyarakat Kazakhtan yang notabene merupakan negara baru pecahan Uni Soviet.

Namun seiring berjalannya waktu hubungan antara Fiki Naki dan Dayana pun bermasalah karena adanya kesalah pahaman. Hingga akhirnya Dayana pun melakukan tindakan yang dinilai melukai perasaan netizen Indonesia. Dirinya mengaku tidak peduli dengan popularitasnya di Indonesia dan menganggap peran netizen Indonesia tidak terlalu berpengaruh untuk popularitasya. Netizen pun murka dan menganggap Dayana bak kacang lupa kulitnya.

Kekuatan Netizen Indonesia atau Netizen menyerbu akun sosial media milik Dayana dan menyerukan untuk unfollow masal dari akun tersebut. Dayana sendiri sempat resah dengan serangan dari netizen +62 tersebut dan memilih untuk menutup kolom komentar selama beberapa waktu. Hingga kini akun instagram Dayana yang dulu mencapai 2 juta followers tersebut turun drastis lebih dari separuhnya.

3 Kasus raibnya akun resmi All England

Perhelatan All England tahun 2021 dinilai merupakan yang paling kontroversial dalam kejuaraan Bulu tangkis Internasional tersebut. Hal ini lantaran All England tetap digelar di tengah pandemi Covid-19 yang masih berkecamuk di dunia, selain itu beberapa kesalahan fatal yang dilakukan oleh wasit dan penyelenggara juga banyak mendapat sorotan. Salah satu yang paling menggemparkan yakni kasus yang menimpa pebulu tangkis Indonesia.

Saat itu para pebulutangkis Indonesia dipaksa mundur dengan alasan dalam satu penerbangan dengan seseorang penumpang asal Turki yang positif terinfeksi Covid-19. Atlet Indonesia dipaksa untuk tidak ikut bertanding dan harus menjalani karantina selama 10 hari di hotel karena kejadian tersebut. Tidak hanya disitu, Tim Indonesia pun mendapat perlakuan tidak layak selama di Inggris dan harus meminta bantuan Kedubes Indonesia di Inggris untuk memenuhi kebutuhan tim Garuda selama karantina.

Banyak pihak yang memprotes keras kejadian tersebut, dan banyak pencinta bulu tangkis dari luar negeri yang turut memprotes kejadian tersebut yang dinilai semena-mena dan melukai sportifitas olahraga. Banyak pula yang menuduh hal tersebut sengaja dilakukan penyelenggara untuk menyingkirkan Indonesia yang notabene merupakan raksasa Bulutangkis dunia, setelah sebelumnya raksasa Bulutangkis lainnya, yakni China mengundurkan diri karena wabah Covid-19 yang parah di negaranya.

Netizen Indonesia menumpahkan kemarahannya kepada akun resmi BWF, NHS dan All England 2021. Upaya tersebut sukses membuat BWF yang merupakan institusi tertinggi Badminton dunia ketar-ketir dan membatasi kolom komentar akibat serangan netizen +62. Selain itu akun resmi NHS yang merupakan badan kesehatan pemerintah Inggris pun turut menjadi bulan-bulanan netizen +62.

Hebatnya kekuatan netizen +62 juga terbukti dengan hilangnya akun resmi All England 2021 karena dihapus oleh pihak Instagram. Hal tersebut terjadi lantaran banyaknya report dan komentar negatif dari netizen +62 yang kemudian memaksa instagram menutup akun tersebut.

4 Grandmaster Catur Dunia Bertekuk Lutut akibat ulah Netizen +62

Levy Rozman, pemain game catur online global dengan ID GothamChess, mengunci atau mengubah akun Twitter-nya menjadi privat setelah melakukan pertandingan catur online dengan pemain Indonesia Dewa_Kipas di platform Chess.com. Semuanya bermula ketika akun Dewa_Kipas milik pecatur Indonesia Dadang Subur diblokir oleh Chess.com usai mengalahkan GothamChess dalam pertandingan catur virtual yang juga tayang di YouTube dan Twitch beberapa waktu lalu.

Usai mengalahkan GothamChess, akun Dewa_Kipas diserang oleh suporter GothamChess karena dituduh melakukan kecurangan.

Sementara itu, netizen Indonesia membela Dewa_Kipas dengan menindas balik akun Twitter @GothamChess. GothamChess akhirnya memilih untuk mengunci akun Twitter-nya.

Dia tidak menjelaskan mengapa akun media sosialnya dikunci. Namun, menurut unggahan Facebook putra Dadang Subur, Ali Akbar, setelah insiden pertandingan Levy dengan ayahnya, akun media sosial Levy dirundung oleh netizen Indonesia.

5 Netizen +62 serang Raksasa Teknologi Internasional, Microsoft

Perusahaan raksasa teknologi Internasional, Microsoft juga tak luput dari serangan netizen Indonesia. Kemarahan netizen Indonesia bermula dari adanya laporan terbaru Microsoft tentang Digital Civility Index (DCI), yang mengukur kesopanan pengguna online di dunia maya.

Dalam laporan tersebut, Indeks Kesopanan Pengguna Internet Indonesia dinilai rendah secara global. Banyak komentar dalam bahasa Indonesia yang mengandung kata-kata makian dan bahasa kasar, seolah-olah “membenarkan” survei yang diterbitkan oleh Microsoft.

Dalam survei tersebut, Indonesia menduduki peringkat ke-29 dari 32 negara. Artinya, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat kesantunan digital yang relatif rendah di dunia. Ditambah, Indonesia menempati urutan terakhir di Asia Tenggara.

Netizen Indonesia pun menyerang akun resmi milik raksasa teknologi tersebut. Hingga akhirnya Microsoft menutup bagian komentarnya. Hal Ini termasuk jarang dilakukan, terutama untuk merek terkenal seperti Microsoft.

Microsoft tidak menjelaskan mengapa kolom komentar ditutup. Diduga kuat penutupan tersebut dilakukan setelah banyak netizen Indonesia yang membanjiri komentar negatif di berbagai konten yang diunggah di akun Microsoft.

6 Netizen Indonesia Serang Akun Pemerintah Vanuatu

Vanuatu merupakan sebuah negara kepulauan kecil di pasifik yang tak jauh dari Papua Nugini. Namun negara kecil tersebut pernah berurusan serius dengan pemerintahan Indonesia akibat negara tersebut ikut campur mengenai masalah Papua. Kejadian tersebut bermula ketika dalam Sidang Umum PBB Tahun 2013, saat itu Perdana Menteri Vanuatu Bob Lughman berpidato dihadapan hadirin dan menyampaikan dukungannya untuk kemerdekaan Papua Barat karena alasan kesamaan identitas sebagai Ras Melanesia.

Hal tersebut tentu saja mendapat respon serius dari Indonesia. Diplomat yang mewakili Indonesia dalam Sidang Umum PBB tersebut langsung memprotes dan membantah argumen dari perwakilan negara Vanuatu. Tak hanya sampai disitu, netizen Indonesia pun turut bereaksi dan menyerang akun-akun asal negara Vanuatu. Salah satu korban dari ganasnya tangan netizen Indonesia adalah akun pariwisata milik Vanuatu. Akun instagram tersebut mendapat komentar negatif dari para netizen Indonesia hingga terpaksa membatasi kolom komentar.

7 Drama Korea Langsung Turun Rating karena ulah netizen Indonesia

Masyarakat Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar bagi industri hiburan Korea Selatan. Namun sayangnya salah satu drama korea dalam salah satu episodenya justru membuat kesalahan yang seolah-olah merendahkan Indonesia. Drakor tersebut berjudul Racketboys, sebuah drama yang bercerita tentang perjuangan seorang anak dalam mewujudkan mimpinya menjadi atlet Badminton profesional.

Dalam episode kelima drakor yang ditayangkan di stasiun SBS TV tersebut terdapat salah satu adegan dimana seorang pelatih korea selatan yang mengeluhkan buruknya fasilitas dan pelayanan Indonesia saat menjadi tuan rumah suatu kejuaraan Badminton Internasional. Selain itu ada adegan dimana ulah suporter Indonesia yang digambarkan tidak sportif dan tidak sopan terhadap tim tamu yang sedang bertanding melawan Indonesia.

Netizen Indonesia pun langsung bereaksi dan menghujat habis-habisan akun sosial media dari Stasiun TV yang menayangkan drakor tersebut karena dinilai memberikan penilaian buruk terhadap Bangsa Indonesia. Akhirnya pihak stasiun TV tersebut pun meminta maaf dalam salah satu komentar dengan menggunakan bahasa Indonesia di postingannya. Pihaknya mengaku tidak bermaksud untuk merendahkan pemain, negara ataupun pihak manapun. Pihaknya juga berjanji akan lebih berhati-hati lagi dalam setiap episode drama yang ditayangkannya.

Namun permasalahan tersebut terus berlanjut dan berimbas pada rating drama tersebut di International Movie Database (IMDB). Netizen Indonesia beramai-ramai memberikan rating sangat rendah untuk drakor tersebut, hingga akhirnya pada 20 Juli 2021, rating Racketboys dalam IMDB anjlok menjadi hanya 1,6 dari a 10 poin.

Wah mengerikan juga ya sobat ketika netizen +62 bertindak. Tidak hanya pejabat dan artis tanah air saja yang kena mental saat dihujat netizen Indonesia. Rupanya beberapa akun milik luar negeri juga ketar-ketir saat diserang netizen +62. Tapi ingat ya sobat, kita harus lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial dan selalu gunakan media sosial untuk hal-hal positif. Ikuti kami terus ya guyss, hanya di INTAI,, Info Santai

Baca: Penyedia Jasa Networking Profesional

1 komentar untuk “Dahsyat Kekuatan Netizen Indonesia Buat Ketar Ketir Akun Luar Negeri #1”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *